Rabu, 06 Desember 2017

Australia mencoba membuka keunggulan kedekatan dengan Indonesia

Berita Ekonomi Asia -- Australia mencoba membuka keunggulan kedekatan dengan Indonesiabukan investasi.Angka ini tentu saja tidak mencerminkan kepentingan ekonomi Indonesia yang meningkat dan diprediksi akan menjadi ekonomi terbesar keempat pada tahun 2050.Meskipun prediksi ini, berdasarkan laporan berwawasan ke depan oleh PwC ternyata terlalu optimis, dividen demografis Indonesia masih akan berlanjut.mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 25 tahun ke depan.

Berita Ekonomi Asia -- Narasi ini membenarkan usaha baru atas nama Australia untuk mencoba dan memperbaiki hubungan ekonomi yang terpincang-pincang.Lebih dari pada risiko investasi di Indonesia Pada bulan Juli 2017, sekelompok pakar Australia dan Indonesia berkumpul di Perth, yang diselenggarakan oleh Perth USAsia Center, untuk memeriksa penyebab di balik hubungan ekonomi yang lemah dan apa yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya.Dalam sebuah laporan yang menguraikan temuan mereka, hubungan Kelompok Kerja Perth USAsia di Australia - Indonesia mengamati bahwa kedua ekonomi mungkin tidak saling melengkapi.Karena ketergantungan mereka terhadap ekspor sumber daya alam, Indonesia dan Australia sebenarnya adalah pesaingseorang kolaborator Dalam laporan tersebut, Kelompok Kerja mengakui perusahaan-perusahaan Australia merasa sulit untuk menavigasi iklim bisnis Indonesia.

Berita Ekonomi Asia -- Aturan kepemilikan asing dan peraturan lainnya membuat investasi menarik tidak menarik.Karena tidak tahan terhadap risiko yang lebih tinggi, bisnis Australia beralih ke peluang lain.Tapi toleransi risiko rendah tidak bisa menjelaskan semuanya.Bisnis Australia telah bekerja dan berkembang di lingkungan bisnis yang rumit di tempat lain.

Berita Ekonomi Asia -- Ambil Cina misalnya.Dengan tidak adanya transparansi pemerintah, hak kepemilikan yang goyah, dan korupsi birokrasi, sebenarnya justru agak mendekati Indonesia karena kemudahan dalam melakukan indeks bisnis.Apa yang dimiliki Australia adalah sebuah narasi kenaikan ekonomi Tiongkok dan bagaimana manfaatnya langsung darinya.Didorong oleh permintaan dari China, ekspor pertambangan Australia meningkat tiga kali lipat dalam 10 tahun.

Berita Ekonomi Asia -- Ini memberi pendapatan disposable sekali pakai per kapita Australia.Indo-Pasifik berbagi narasi Alih-alih persepsi riSk dan ketidakpastian, kelompok kerja tersebut menjelaskan bahwa Australia masih harus melihat Indonesia sebagai sebuah peluang.Masih ada cerita tentang kebangkitan Indonesia dan apa artinya bagi bisnis Australia.Kelompok kerja merekomendasikan Australia dan Indonesia untuk membuat narasi "Indo-Pasifik" bersama.

Berita Ekonomi Asia -- Alih-alih saling memandang sebagai ancaman, mereka harus memilih untuk melihat satu sama lain sebagai sebuah kesempatan.Ada tanda-tanda perubahan cara Australia memikirkan Indonesia.Australia membuka konsulat baru di Surabaya pada bulan September untuk fokus pada pertunangan komersial dan memperluas jejak diplomatik Australia di negara ini.Empat negara bagian Australia memiliki perwakilan perdagangan dan investasi yang berbasis di Jakarta.

Berita Ekonomi Asia -- Negara bagian Australia Barat tahun ini menunjuk menteri pertama untuk Asian Engagement, Bill Johnston.Dengan portofolionya mendapat mandat untuk mempromosikan perdagangan, investasi, hubungan budaya, dan hubungan antar pemerintah.Menteri Johnston melakukan kunjungan pertamanya ke Indonesia di JakartaSeptember.Di sisi bisnis, ada banyak kisah sukses.

Berita Ekonomi Asia -- Interflour Group, perusahaan patungan Australia dengan Grup Salim di Indonesia membangun pabrik tepung terigu di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat dan memasoknya dengan gandum Australia.Untuk menggarisbawahi keunggulan kedekatan yang dimiliki Australia dan Indonesia, dibutuhkan sebuah kapal gandum hanya sembilan hari untuk melakukan perjalanan dari terminal gandum di Australia Barat untuk berlayar ke Makassar dan kembali.Perjalanan yang sebanding ke pelabuhan di China selatan memakan waktu sekitar 10 hari sekali.IA-CEPA: titik awal substantif Saat ini sedang dalam negosiasi, Perjanjian Kemitraan Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA), mungkin merupakan titik awal substantif untuk menghidupkan kembali hubungan ekonomi Australia dan Indonesia.

Berita Ekonomi Asia -- Jika selesai, IA-CEPA akan menjadi kesepakatan perdagangan dan investasi bilateral kedua kedua di Indonesia, setelah kesepakatannya dengan Jepang mulai berlaku pada tahun 2008.Kini IA-CEPA telah menyelesaikan putaran keenam perundingan.Kedua pemerintah telah berkomitmen untuk bersamaTidak termasuk kesepakatan sebelum akhir 2017.Kelompok kerja melihat tujuan ini penting untuk memecahkan iklim perdagangan dan investasi yang hangat.

Berita Ekonomi Asia -- Indonesia dan Australia menemukan diri mereka terkunci bersama oleh geografi di tengah daerah yang paling dinamis secara ekonomi di dunia.Pilihannya sederhana: bekerja sama dan sejahtera atau mengabaikan satu sama lain dan kehilangan manfaat yang ditawarkan kedekatan mereka.Dengan IA-CEPA dan strategi Australia yang sungguh-sungguh untuk terlibat dengan Indonesia, sepertinya kedua negara berada di jalur yang benar.Kyle Springer, Manajer Program di Pusat Perth USAsia, Universitas Western Australia Sumber asli artikel ini dari The Conversation.

Berita Ekonomi Asia -- Baca artikel sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENDUDUK KARACHI 2017

Berita Ekonomi Asia Berita Ekonomi Asia -- PENDUDUK KARACHI 2017tingginya tingkat kejahatan kekerasan, namun kejahatan yang tercatat menur...